berakhlak
logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Tinggi Bengkulu

Jl. Pembangunan No. 21, Padang Harapan, Bengkulu 38225 Indonesia

Electronic Court System of Mahkamah Agung RI

E-Learning Mahkamah Agung Republik Indonesia

Elektronik Surat Keterangan

Komunikasi Data Nasional

Sistem Informasi Kepegawaian

Sistem Informasi Mahkamah Agung Republik Indonesia

Sistem Informasi Penelusuran Perkara / Case Tracking Sistem untuk Pengadilan Tinggi

Sistem Informasi Pengawasan

Survey Persepsi Anti Korupsi , Survey Kepuasan Masyarakat dan Survey Harian

Berita Mahkamah Agung

Berita Mahkamah Agung

Berikut ini adalah berita terbaru Mahkamah Agung Republik Indonesia

  • Berita Terbaru Mahkamah Agung

    • Ketua Ma Lantik Sekretaris Mahkamah Agung Dan Sembilan Ketua Pengadilan Tingkat Banding

      jakarta-humas: Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.h., M.h. Melantik Sugiyanto, S.h., M.h., Sebagai Sekretaris Mahkamah Agung, Pada Jumat Pagi 7 Mei 2024 Di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. Pelantikan Ini Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 44/tpa Tahun 2024 Tanggal 27 Mei 2024 Tentang Pemberhentian Dan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Di Lingkungan Sekretariat Mahkamah Agung.

      sebelum Dilantik Menjadi Sekretaris, Sugiyanto Merupakan Kepala Badan Pengawasan Sejak 18 Mei 2022 Dan Pada Saat Yang Bersamaan Ia Juga Bertugas Sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Mahkamah Agung Sejak 12 Juni 2023.

      ketua Mahkamah Agung Dalam Sambutannya Menyampaikan Ucapan Selamat Kepada Sugiyanto Atas Pelantikan Sebagai Sekretaris. Ia Juga Mengucapkan Terima Kasih Kepada Alumnus Universitas Diponegoro Tersebut Atas Dedikasinya Yang Tulus Sebagai Pelaksana Tugas (plt.) Sekretaris Mahkamah Agung Dengan Baik Dan Penuh Dedikasi Selama Lebih Kurang 1 (satu) Tahun Lamanya, Hingga Dilantik Hari Ini Sebagai Sekretaris Mahkamah Agung Definitif.

      syarifuddin Berharap Jabatan Baru Ini Dapat Membawa Berkah Dan Manfaat Bagi Sugiyanto, Keluarga, Dan Terutama Bagi Mahkamah Agung Dan Lembaga Peradilan Indonesia.

      bagi Syarifuddin, Terpilihnya Sugiyanto Sebagai Sekretaris Mahkamah Agung Selain Telah Melewati Segala Proses Dan Pertimbangan Yang Matang, Juga Menunjukkan Bahwa Sugiyanto Merupakan Sosok Yang Kompeten, Serta Kapasitas Keilmuan Dan Integritasnya Teruji. Syarifuddin Yakin Sugiyanto Juga Telah Ditempa Beragam Pengalaman, Mulai Dari Memimpin Peradilan Tingkat Pertama, Hingga Dipercaya Menjadi Top Leader Di Badan Pengawasan.

      kiprah, Pengalaman Serta Rekam Jejak Sugiyanto Selama Ini, Menjadi Modal Yang Sangat Berharga Baginya Dalam Mengemban Tugas Mulia Ini, Kata Syarifuddin.

      sebagai Informasi, Sekretaris Di Mahkamah Agung Memiliki Peran Sentral, Karena Ia Merupakan Koordinator Terhadap Pelaksanaan Tugas Unit Oganisasi Di Lingkungan Sekretariat Dan Kepaniteraan Mahkamah Agung. Ia Juga Merupakan Perumus Dan Pelaksana Kebijakan Serta Standarisasi Teknis Di Bidang Pembinaan Tenaga Teknis Maupun Administrasi Peradilan. Selain Itu, Sekretaris Juga Menjadi Pembina Dan Pelaksana Pengawasan, Penelitian, Diklat Dan Lain Sebagainya.

      singkatnya, Seorang Sekretaris Mahkamah Agung Berperan Sentral, Dalam Mewujudkan Kemajuan Mahkamah Agung Dan Lembaga Peradilan Di Indonesia, Ujar Syarifuddin.

      syarifudiin Mengingatkan Bahwa Jabatan Adalah Jembatan Pengabdian, Bukti Bakti Pada Negeri. Menyandang Suatu Jabatan Menurutnya, Bukan Sekadar Menikmati Gelar Dan Fasilitas, Melainkan Memahami, Bahwa Ada Tanggung Jawab Yang Harus Dijaga Sepenuh Hati. Diberi Kepercayaan Untuk Memimpin, Baik Dalam Skala Kecil Maupun Besar, Menurut Syarifuddin Adalah Wujud Dari Harapan Banyak Orang, Yang Meyakini Kemampuan Dan Integritas Seseorang. Ia Menekankan Bahwa Jabatan Bukanlah Karpet Merah Untuk Mencapai Kepuasan Pribadi.

      sebelum Dilantik Menjadi Sekretaris, Berikut Adalah Beberapa Jabatan Yang Pernah Diemban Oleh Sugiyanto:

      Inspektur Wilayah Ii Badan Pengawasan (08 Januari 2021) Hakim Tinggi Badan Pengawasan (21 Juni 2019) Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat (05 September 2018) Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (11 Desember 2017) Ketua Pengadilan Negeri Klaten (15 Agustus 2017) Wakil Ketua Pengadilan Negeri Manado (09 Desember 2016) Ketua Pengadilan Negeri Pati (12 Januari 2016) Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (04 Maret 2015) Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bitung (29 Juli 2013) Ketua Pengadilan Negeri Demak (06 Juli 2011) Hakim Tingkat Pertama Pengadilan Negeri Bale Bandung (26 November 2008) Ketua Pengadilan Negeri Jantho (2007 S.d. 2008) Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jantho (14 Maret 2005) Hakim Pengadilan Negeri Soe (1999-2004) Hakim Pengadilan Negeri Waingapu (1996-1999) Calon Hakim Pengadilan Negeri Pati (01 Desember 1992)

      pada Kesempatan Yang Sama, Ketua Mahkamah Agung Melantik Sembilan Orang Ketua Pengadilan Tingkat Banding, Mereka Yaitu:

      Dr. H. Zulkarnain, S.h., M.h. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang Dr. H.m. Sutomo, S.h., M.h. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Dr. Drs. H. Suhadak, S.h., M.h. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Riau Drs. H. Damsir, S.h., M.h. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang Dr. Hj. Rokhanah, S.h, M.h. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, S.h., M.h. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Dr. Drs. H. Izzuddin Hm., S.h., M.h. Sebagai Ketua Pengadilan Linggi Agama Baniarmasin Dr. H. Lutfi, S.h., M.h. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram Dr. H. Tarsi, S.h., M.h.i. Sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya

      hadir Dalam Kegiatan Ini Yaitu, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-yudisial, Para Ketua Kamar, Hakim Agung, Hakim Ad-hoc, Para Pejabat Eselon 1 Dan 2 Pada Mahkamah Agung, Dan Undangan Lainnya. (azh/rs/photo:alf, Adr, Sno)

    • Plt. Sekretaris Mahkamah Agung Lantik Pejabat Fungsional Dan Pejabat Pengawas Pada Mahkamah Agung

      jakarta " Humas : Plt Sekretaris Mahkamah Agung, Sugiyanto, S.h., M.h Melantik Pejabat Fungsional Dan Pejabat Pengawas Pada Mahkamah Agung, Rabu 5 Juni 2024 Bertempat Dilantai 2 Tower Gedung Mahkamah Agung.

      pelantikan Pejabat Fungsional Ini Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 21/m Tahun 2024 Tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Fungsional Ahli Utama. Dan Untuk Pejabat Pengawas (pejabat Struktural Eselon Iv) Dilantik Berdasarkan Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Ri;

      nomor 2589/sek/sk.kp4.1.3/iv/2024

      nomor 3087/sek/sk.kp4.1.3/v/2024

      nomor 3107/sek/sk.kp4.1.3/v/2024

      nomor 3137 Sampai Dengan 3138/sek/sk.kp4.1.3/vi/2024

      dalam Sambutannya Plt Sekretaris Mahkamah Agung Menyampaikan Kepada Pejabat Fungsional, Agar Dapat Meningkatkan Kearsipan Mahkamah Agung Dan Bekerja Dengan Keras, Menjadi Contoh Role Model Para Arsiparis.

      kepada Pejabat Pengawas, Sugiyanto Juga Mengingatkan Bahwa Sebagai Pejabat Struktural, Saudara Adalah Atasan Langsung Dari Bawahan Saudara.

      dalam Perma Nomor 8 Tahun 2016 Dikatakan, Saudara Berkewajiban Memberikan Pembinaan Dan Mengawasi Bawahan Dalam Melaksanakan Tugas Kewajiban Dengan Penuh Tanggung Jawab, Ujarnya.

      kepala Badan Pengawasan Ini Berharap Kepada Para Pejabat Yang Dilantik Agar Memenuhi Sumpah Yang Telah Diucapkan, Bekerja Dengan Sebaik-baiknya Dengan Penuh Rasa Tanggung Jawab, Berintegritas Tinggi Dan Tidak Melakukan Perbuatan Tercela.

      adapun Pejabat Yang Dilantik Yakni;

      pejabat Fungsional, Dr. Rosfiana, S.h., M.h Sebagai Arsiparis Ahli Utama Pada Mahkamah Agung

      pejabat Pengawas;

      1. Indah Pratiwie, S.e., M.m., Sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian Pada Kepaniteraan Mahkamah Agung

      2. Gama Martya Kuswanda, S.h., M.h., Sebagai Kepala Sub Bagian Pengangkutan Dan Perjalanan Dinas Pada Biro Umum Badan Urusan Administrasi

      3. Probo Widyaningrum, S.e., M.m., Sebagai Kepala Sub Bagian Pelaksanaan Anggaran Ii Pada Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi

      4. Arief Harmoko, S.h., Sebagai Kepala Sub Bagian Keamanan Lingkungan Pada Biro Umum Badan Urusan Administrasi

      5. Joko Arianto, S.h., Sebagai Kepala Sub Bagian Penggandaan Dan Percetakan Pada Biro Umum Badan Urusan Administrasi

      hadir Pada Acara Tersebut, Ketua Pengadilan Tinggi Dki Jakarta, Para Pejabat Eselon Ii Di Lingkungan Mahkamah Agung Serta Undangan Lainnya. (enk/pn/photo:sno,alf).

    • Melepas Kpt Pontianak, Kma: Melepas Jabatan Bukanlah Tanda Akhir Dari Kontribusi

      pontianak-humas: Ada Hikmah Di Setiap Peristiwa. Saat Dilantik Untuk Mengemban Amanah Jabatan, Kita Memasuki Ruang Baru Dengan Tanggung Jawab Yang Besar. Dilantik Dalam Sebuah Jabatan Adalah Seperti Menyambut Fajar Yang Baru. Itulah Momen Penting, Yang Menandai Awal Perjalanan Baru Yang Memerlukan Dedikasi, Serta Komitmen Untuk Memberikan Yang Terbaik Dalam Pengabdian. Dan Ketika Masanya Tiba, Kita Harus Melepas Jabatan Yang Kita Sandang. Ini Adalah Siklus Alamiah Yang Harus Diterima Dengan Lapang Dada. Melepas Jabatan Bukanlah Tanda Akhir Dari Kontribusi Kita, Melainkan Sebuah Transisi Menuju Fase Kehidupan Yang Baru. Melepas Jabatan Adalah, Seperti Matahari Yang Tenggelam Di Penghujung Hari.

      demikian Disampaikan Ketua Mahkmah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.h.,m.h Dalam Pidato Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak Muefri, S.h., M.h. Pada Hari Senin, 3 Juni 2024, Bertempat Diaula Pendopo Kantor Gubenur Pontianak.

      lebih Lanjut, Prof Syarifuddin Mengatakan Manusia Hidup Dalam Dimensi Ruang Dan Waktu. Ada Waktunya Kita Bertemu, Ada Masanya Berpisah, Semua Itu Sudah Menjadi Kanun Ilahiyah Yang Tak Mampu Dielakkan. Pun Demikian Dalam Mengemban Amanah Sebuah Jabatan. Ada Masanya Kita Dilantik, Dan Ada Masanya Kita Akan Melepas Jabatan Yang Kita Sandang. Semua Merupakan Siklus Alamiah Yang Berjalan Sesuai Kodrat Yang Telah Ditentukan Allah Swt.

      menurutnya, 40 Tahun Lamanya, Bapak Muefri, S.h., M.h. Telah Mengabdikan Diri Untuk Keadilan Di Ranah Yudikatif. Tentu Tidak Sedikit Ujian, Godaan Dan Tantangan Yang Telah Beliau Alami. Berpindah Dari Satu Kota Ke Kota Lain, Dari Satu Pulau Ke Pulau Lain, Bahkan Terkadang Harus Meninggalkan Istri, Anak Dan Keluarga Tercinta. Belum Lagi Pergulatan Batin Dan Nurani, Yang Menguras Energi Jiwa Raga Sebagai Seorang Hakim. Beratnya Amanah Dan Tanggungjawab Kerap Memforsir Waktu Dan Tenaga, Bersidang, Mempelajari Berkas, Menguras Fikiran Dalam Mempertimbangkan Baik Dan Buruk, Memikirkan Manfaat Dan Konsekuensi Putusannya Bagi Nasib Orang Lain. Dalam Kesunyiannya, Seorang Hakim Tak Jarang Seorang Harus Mengorbankan Waktu Istirahatnya, Tidur Larut Malam Atau Terbangun Dini Hari, Untuk Menyelesaikan Berkas Perkara Yang Sedang Ditanganinya.

      diakhir Sambutannya Ketua Mahkamah Agung Menyatakan Bapak Muefri, S.h., M.h., Sudah Tidak Akan Disibukkan Lagi Dengan Rutinitas Memeriksa Dan Memutus Perkara. Kewajiban Sebagai Hakim Telah Berakhir, Namun Perlu Diingat, Kewajiban Kepada Kepada Keluarga, Masyarakat Dan Negara Tidak Akan Pernah Berakhir. Oleh Karena Itu Sebagai Anggota Korps Hakim Dan Warga Peradilan, Saya Harap Agar Tetap Terjalin Komunikasi Dan Tali Silaturahim Dengan Insan Jajaran Peradilan Dan Mahkamah Agung, Demikian Pula Ibu Yulinar, S.h., Juga Dapat Tetap Menjalin Komunikasi Dan Tali Silaturahim Dengan Para Ibu-ibu Dharmayukti Karini.

      acara Purnabakti Ini, Juga Dihadiri Oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung, Pejabat Eselon I Dilingkungan Mahkamah Agung, Pj Gubenur Kalimantan Barat, Forkopimda Kalimantan Barat, Para Ketua Pengadilan Tinggi, Wakil Ketua Dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Pontianak, Ketua Pengadilan Tingkat Pertama Sewilayah Kalimantan Barat, Dan Ketua Umum Dharmayukti Karini, Serta Para Undangan Lainnya. (humas)

    • Paralegal Justice Award 2024: Apresiasi Pemerintah Kepada Kepala Desa Dan Lurah Dalam Mendukung Akses Keadilan

      humas-jakarta: Setelah Sukses Menyelesaikan Paralegal Academy, Ratusan Peserta Yang Merupakan Kepala Desa Atau Lurah Dari Seluruh Indonesia, Mengikuti Proses Penyaringan Untuk Ditetapkan Dalam 10 Peserta Terbaiik. Pengumuman Nama-nama Peserta Terbaik Tersebut Dilaksanakan Dalam Kegiatan Paralegal Justice Award 2024 Pada 1 Juni 2024 Di Bidakara Jakarta. Kegiatan Ini Bertujuan Untuk Mengapresiasi Upaya Keras Dan Dedikasi Para Kepala Desa Atau Lurah Yang Membantu Masyarakat Setempat Dalam Mendapatkan Layanan Hukum, Perlindungan Hak, Dan Mendukung Akses Keadilan.

      hadir Dalam Acara Tersebut Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-yudisial Suharto, S.h., M.h., Ketua Kamar Pengawasan, H. Dwiarso Budi Santiarto, S.h., M.hum., Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, S.h., M.hum, Ketua Jimly School Of Law And Government Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, Dan Beberapa Tokohlainnya, Termasuk Praktisi Hukum, Aktivis, Dan Akademisi, Serta Tentu Saja 300 Peserta Paralegal Academy.

      dalam Kesempatan Tersebut, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-yudisial Menyatakan Bahwa Kepala Desa/lurah Sebagai Kepala Pemerintahan Desa Yang Berada Dalam Garda Terdepan Masyarakat, Sejatinya Mempunyai Kedudukan Dan Peran Yang Sangat Strategis. Diantara Tugas Mulia Kepala Desa/lurah Disamping Menyelenggarakan Pemerintahaan Desa Dan Pembangunan Adalah Melakukan Pembinaan Dan Pemberdayaan Masyarakat.

      ia Menambahkan Bahwa Pemberdayaan Kepala Desa/lurah Sebagai Non Litigator Peacemaker Ini, Diharapkan Semakin Mengefektifkan Peran Juru Damai Di Lingkungan Masyarakat, Sehingga Dapat Menyaring Permasalahan-permasalahan Yang Terjadi Di Masyarakat Agar Tidak Seluruhnya Menjadi Perkara Yang Menumpuk Di Pengadilan.

      sementara Itu, Kepala Bphn Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, S.h., M.hum Dalam Kesempatan Yang Sama Mengatakan Bahwa Ajang Paralegal Justice Award Bukanlah Sebuah Perlombaan Menang Atau Kalah, Namunwadah Dalam Memotivasi Kepala Desa Dan Lurah Untuk Memberikan Pelayanan Hukum Non-litigasi Sebagai Implementasi Hadirnya Negara Di Tengah Masyarakat. Ia Menegaskan Gelar Tersebut Dapat Dicabut Menteri Hukum Dan Ham Apabila Yang Bersangkutan Melanggar Integritas Dan Tidak Menjalankan Tugasnya Dengan Baik.

      dengan Adanya Penghargaan Ini, Diharapkan Semakin Banyak Kepala Desa Dan Lurah Yang Terinspirasi Untuk Mengambil Peran Aktif Sebagai Paralegal, Membantu Menciptakan Lingkungan Yang Lebih Adil Dan Merata Bagi Semua Warga Negara.

      berikut Adalah 10 Nama Kepala Desa Atau Lurah Yang Masuk Peringkat 10 Besar: 1. I Made Ardiana Putra (desa Karang Asem, Provinsi Bali) 2. Yulian Fathiniah (kelurahan Cipayung, Provinsi Dki Jakarta) 3. Taufik Hidayat (desa Suco, Provinsi Jawa Timur) 4. Reza Dipa Pradeka (kelurahan Prapatan, Provinsi Kalimantan Timur) 5. Dikurnia Putra (kelurahan Tiban Baru, Provinsi Kepulauan Riau) 6. Suharto (desa Tegalsari, Provinsi Lampung) 7. Rasdi Sano Mas'ud (desa Yayasan, Provinsi Maluku Utara) 8. Praiselia Rebecca Dalensang (kelurahan Wangunrer Timur, Provinsi Sulawesi Utara) 9. Indra Fajar (kelurahan Bengkel, Provinsi Sulawesi Utara) 10. M. Agus Sahputra (desa Cipanas, Provinsi Jawa Barat)

      dari 10 Orang Tersebut Terpilih Tiga Besar Dengan Rincian Sebagai Berikut: Juara Pertama M. Agus Sahputra Juara Kedua Taufik Hidayat Juara Ketiga Praiselia Rebecca Dalensang

      suharto Berharap Semoga Program Paralegal Academy Award Ini Bisa Terus Berlanjut Untuk Bisa Menjaring Lebih Banyak Lagi Para Kepala Desa/lurah Yang Memiliki Talenta Dan Kemampuan Menjadi Non-litigator Peacemaker. Menurutnya, Mahkamah Agung Tentu Akan Selalu Mendukung Program Ini Karena Sejalan Dengan Arah Reformasi Peradilan Yang Tertuang Dalam Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035 Yaitu Mengurangi Arus Perkara Di Mahkamah Agung (azh/rs/photo:sno,adr,alf)

    • Wakil Ketua Ma Bidang Yudisial Menjadi Pembina Upacara Hari Lahir Pancasila

      jakarta-humas: Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Dr. Sunarto, S.h., M.h Menjadi Pembina Upacara Dalam Memperingati Hari Lahir Pancasila Yang Diselenggarakan Oleh Mahkamah Agung Pada Hari Sabtu, 1 Juni 2024, Bertempat Di Halaman Upacara Mahkamah Agung.

      upacara Hari Lahir Pancasila Yang Dimulai Tepat Pukul 08.00 Wib Ini, Diawali Dengan Pengibaran Bendera Merah Putih Diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mengeningkan Cipta, Pembacaan Naskah Pancasila Oleh Pembina Upacara Diikuti Oleh Peserta Upacara, Pembacaan Naskah Undang " Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Serta Diakhiri Dengan Pembacaan Doa.

      upacara Ini Diikuti Oleh Pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, Hakim Adhoc, Hakim Yustisial, Para Pejabat Eselon 1-4, Para Pejabat Fungsional, Para Pegawai, Dan Para Pengurus Dharmayukti Karini Mahkamah Agung.(humas)






NILAI IKMNILAI IPAK
ipak-triwulan-3-2023