Are you a member? sign in or take a minute to sign up

Cancel
logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Tinggi Bengkulu

Jl. Pembangunan No. 21, Padang Harapan, Bengkulu 38225 Indonesia

E-Learning Mahkamah Agung Republik Indonesia

Komunikasi Data Nasional

Sistem Informasi Kepegawaian

Sistem Informasi Mahkamah Agung Republik Indonesia

Sistem Informasi Penelusuran Perkara / Case Tracking Sistem untuk Pengadilan Tinggi

Sistem Informasi Pengawasan

Berita Mahkamah Agung

Berita Mahkamah Agung

Berikut ini adalah berita terbaru Mahkamah Agung Republik Indonesia

  • Berita Terbaru Mahkamah Agung

    • Kunjungan Kerja Komisi Iii Dpr Ri Dengan Empat Lingkungan Peradilan Provinsi Jawa Barat

      bandung" Humas. Senin, 17 Desember 2018 Rapat Kerja Reses Masa Persidangan Ii Tahun Sidang 2018-2019 Dilaksanakan Di Kantor Polda Jawa Barat Dengan Ketua Rombongan Erma Suryani Manik, Sh Dari Fraksi Partai Demokrat. Rapat Yang Dimulai Pada Pukul 09.00 Wib Dihadiri Oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat Beserta Para Ketua Pengadilan Negeri Sewilayah Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat Beserta Para Ketua Pengadilan Agama Sewilayah Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung, Kepala Pengadilan Militer Ii-09 Bandung, Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dan (11) Sebelas Anggota Komisi Iii Diantaranya:

      Risa Mariska, Sh Dari Fraksi Partai Pdi Perjuangan Drs. M. Nurdin, Mm Dari Fraksi Partai Pdi Perjuangan Drs. M. Erwin Tpl Tobing Dari Fraksi Partai Pdi Perjuangan Drs. H. Ahmad Zacky Siradj Dari Fraksi Partai Golkar Dr. Saiful Bahri Ruray, Sh ., M.si Dari Fraksi Partai Golkar H. Bahrudin Nasori, Ssi., Mm Dari Fraksi Partai Pkb H. Tb. Soenmandjaja Dari Fraksi Partai Pks H. M. Amir Uskara, M. Kes Dari Fraksi Partai Ppp H. M. Ali Umri, Sh ., M.kn Dari Fraksi Partai Nasdem Samsudin Siregar, Sh Dari Fraksi Partai Hanura Ir. H. Mulyadi Dari Fraksi Partai Demokrat H. Ateria Dahlan, St., Sh., Mh Dari Fraksi Partai Pdi Perjuangan

      setelah Rapat Kerja Dibuka Oleh Ketua Tim Komisi Iii Dpr, Paparan Pertama Dari Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat H. Arwan Byrin, Sh., Mh Yang Menjelaskan Tentang Penghargaan Yang Diterima Pt Bandung Dan Pengadilan Tingkat Pertama Sewilayah Jawa Barat Diantaranya:

      Pt Bandung Memperoleh Sertifikat Iso 9001:2015. Pt Bandung Dan Pn Sewilayah Jawa Barat Mendapat Akreditasi Penjaminan Mutu Sebanyak 22 Satker. Penghargaan Untuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Dari Ditjen Badilum Seperti Pn Bekasi, Pn Cibinong, Pn Depok Dan Pn Kuningan. Pt Bandung Mendapat Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Dari Kemenpan Rb.

      selain Penghargaan Yang Diperoleh, Kpt Jawa Barat Menjelaskan Kendala Yang Dihadapi Seperti Belum Memadainya Kantor Yang Baru Diresmikan Pada Tanggal 22 Oktober 2018 Di Melonguane Yaitu Pn Cikarang Dan Pn Banjar. Pn Cikarang Hanya Mempunyai Tempat Sidang Lama Dengan Gudang Dibelakangnya Sedangkan Jumlah Perkara Pidana 130, Perdata 34 Dan 8 Perkara Anak Sampai Saat Ini. Kantor Pn Banjar Merupakan Rumah Yang Dikontrak Oleh Pemda Dan Listrik Yang Di Curi.

      menanggapi Paparan Kpt Jawa Barat, Ketua Rombongan Erma Meminta Polres Ciamis Untuk Menjamin Keamanan Kantor Pn Banjar Dan Polda Metro Jaya Untuk Para Penegak Hukum Pn Cikarang.

      selanjutnya Paparan Dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat Drs. H. Bahrussam Yunus, Sh ., Mh Yang Menjelaskan Tentang Kendala Yang Dihadapi Yaitu Mayoritas Tidak Adanya Rumah Dinas Hakim Untuk Pengadilan Tingkat Banding Dan Pertama Wilayah Jawa Barat.

      menanggapi Paparan Dari Kpta Jawa Barat, Ketua Rombongan Erma Menyarankan Agar Pta Berkoordinasi Dengan Kementerian Pupr Untuk Membangun Rumah Dinas Bagi Para Hakim Dengan Menyesuaikan Spesifikasi Bangunan Rumah Dinas Pada Pengadilan Tingkat Banding Sampai Tingkat Pertama.

      paparan Dari Kepala Pengadilan Militer Ii-09 Bandung Kolonel Chk Budi Purnomo, Sh., Mh Yang Menjelaskan Kendala Yang Dihadapi Yaitu Kurangnya Anggaran Untuk Perawatan Gedung Seperti Ketika Musim Hujan Kantor Dilmil Ii-09 Banjir Setinggi Lutut Dan Atap Yang Bocor Sehingga Berdampak Pada Penyimpanan Arsip Dan Sudah 4 Tahun Tidak Ada Anggaran Untuk Membayar Tim Ahli Untuk Menyelasaikan Perkara Dan Ahli Pembaca Jejak Teroris.

      paparan Dari Kptun Bandung, Dr. H. Hari Sugiharto, Sh ., Mh Yang Menjelaskan Kendala Yang Dihadapi Diantaranya Tidak Layaknya Rumah Dinas Hakim Tun, Kurangnya Personel Sdm Dan Kendaraan Dinas Untuk Mendukung Kelancaran Tugas.

      acara Rapat Kerja Diakhiri Pada Pukul 13.00 Wib Dengan Foto Bersama Mitra Kerja Komisi Iii Dpr Ri. (yh/rv)

      banding" Humas. Senin, 17 Desember 2018 Rapat Kerja Reses Masa Persidangan Ii Tahun Sidang 2018-2019 Dilaksanakan Di Kantor Polda Jawa Barat Dengan Ketua Rombongan Erma Suryani Manik, Sh Dari Fraksi Partai Demokrat. Rapat Yang Dimulai Pada Pukul 09.00 Wib Dihadiri Oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat Beserta Para Ketua Pengadilan Negeri Sewilayah Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat Beserta Para Ketua Pengadilan Agama Sewilayah Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung, Kepala Pengadilan Militer Ii-09 Bandung, Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dan (11) Sebelas Anggota Komisi Iii Diantaranya:

      Risa Mariska, Sh Dari Fraksi Partai Pdi Perjuangan Drs. M. Nurdin, Mm Dari Fraksi Partai Pdi Perjuangan Drs. M. Erwin Tpl Tobing Dari Fraksi Partai Pdi Perjuangan Drs. H. Ahmad Zacky Siradj Dari Fraksi Partai Golkar Dr. Saiful Bahri Ruray, Sh ., M.si Dari Fraksi Partai Golkar H. Bahrudin Nasori, Ssi., Mm Dari Fraksi Partai Pkb H. Tb. Soenmandjaja Dari Fraksi Partai Pks H. M. Amir Uskara, M. Kes Dari Fraksi Partai Ppp H. M. Ali Umri, Sh ., M.kn Dari Fraksi Partai Nasdem Samsudin Siregar, Sh Dari Fraksi Partai Hanura Ir. H. Mulyadi Dari Fraksi Partai Demokrat H. Ateria Dahlan, St., Sh., Mh Dari Fraksi Partai Pdi Perjuangan

      setelah Rapat Kerja Dibuka Oleh Ketua Tim Komisi Iii Dpr, Paparan Pertama Dari Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat H. Arwan Byrin, Sh., Mh Yang Menjelaskan Tentang Penghargaan Yang Diterima Pt Bandung Dan Pengadilan Tingkat Pertama Sewilayah Jawa Barat Diantaranya:

      Pt Bandung Memperoleh Sertifikat Iso 9001:2015. Pt Bandung Dan Pn Sewilayah Jawa Barat Mendapat Akreditasi Penjaminan Mutu Sebanyak 22 Satker. Penghargaan Untuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp) Dari Ditjen Badilum Seperti Pn Bekasi, Pn Cibinong, Pn Depok Dan Pn Kuningan. Pt Bandung Mendapat Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi Dari Kemenpan Rb.

      selain Penghargaan Yang Diperoleh, Kpt Jawa Barat Menjelaskan Kendala Yang Dihadapi Seperti Belum Memadainya Kantor Yang Baru Diresmikan Pada Tanggal 22 Oktober 2018 Di Melonguane Yaitu Pn Cikarang Dan Pn Banjar. Pn Cikarang Hanya Mempunyai Tempat Sidang Lama Dengan Gudang Dibelakangnya Sedangkan Jumlah Perkara Pidana 130, Perdata 34 Dan 8 Perkara Anak Sampai Saat Ini. Kantor Pn Banjar Merupakan Rumah Yang Dikontrak Oleh Pemda Dan Listrik Yang Di Curi.

      menanggapi Paparan Kpt Jawa Barat, Ketua Rombongan Erma Meminta Polres Ciamis Untuk Menjamin Keamanan Kantor Pn Banjar Dan Polda Metro Jaya Untuk Para Penegak Hukum Pn Cikarang.

      selanjutnya Paparan Dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat Drs. H. Bahrussam Yunus, Sh ., Mh Yang Menjelaskan Tentang Kendala Yang Dihadapi Yaitu Mayoritas Tidak Adanya Rumah Dinas Hakim Untuk Pengadilan Tingkat Banding Dan Pertama Wilayah Jawa Barat.

      menanggapi Paparan Dari Kpta Jawa Barat, Ketua Rombongan Erma Menyarankan Agar Pta Berkoordinasi Dengan Kementerian Pupr Untuk Membangun Rumah Dinas Bagi Para Hakim Dengan Menyesuaikan Spesifikasi Bangunan Rumah Dinas Pada Pengadilan Tingkat Banding Sampai Tingkat Pertama.

      paparan Dari Kepala Pengadilan Militer Ii-09 Bandung Kolonel Chk Budi Purnomo, Sh., Mh Yang Menjelaskan Kendala Yang Dihadapi Yaitu Kurangnya Anggaran Untuk Perawatan Gedung Seperti Ketika Musim Hujan Kantor Dilmil Ii-09 Banjir Setinggi Lutut Dan Atap Yang Bocor Sehingga Berdampak Pada Penyimpanan Arsip Dan Sudah 4 Tahun Tidak Ada Anggaran Untuk Membayar Tim Ahli Untuk Menyelasaikan Perkara Dan Ahli Pembaca Jejak Teroris.

      paparan Dari Kptun Bandung, Dr. H. Hari Sugiharto, Sh ., Mh Yang Menjelaskan Kendala Yang Dihadapi Diantaranya Tidak Layaknya Rumah Dinas Hakim Tun, Kurangnya Personel Sdm Dan Kendaraan Dinas Untuk Mendukung Kelancaran Tugas.

      acara Rapat Kerja Diakhiri Pada Pukul 13.00 Wib Dengan Foto Bersama Mitra Kerja Komisi Iii Dpr Ri. (yh/rv)

    • Pembinaan Empat Lingkungan Peradilan Se Wilayah Dki Jakarta

      jakarta - Humas: Aparatur Pengadilan Dari Empat Lingkungan Peradilan Se-wilayah Dki Jakarta Mengikuti Acara Pembinaan Teknis Dan Administrasi Yudisial Dari Pimpinan Mahkamah Agung Pada Hari Jum'at 14 Desember 2018 Di Ball Room Hotel Swis Bell Jakarta. Sebanyak 385 Jumlah Peserta Yang Hadir Dalam Acara Tersebut Terdiri Dari Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Hakim Ad Hoc, Panitera Dan Sekretaris Dari Pengadilan Tingkat Pertama Dan Pengadilan Tingkat Banding Di Wilayah Dki Jakarta Dan Juga Para Ketua Pengadilan Tingkat Banding Di Seluruh Indonesia. Pembinaan Di Jakarta Ini Merupakan Pembinaan Yang Kedua Kalinya Di Tahun 2018 Ini, Sebelumnya Dilakukan Pada Bulan Maret 2018, Hal Ini Dilakukan Karena Tugas Aparatur Pengadilan Di Wilayah Jakarta Sangat Berat Dan Karena Perkara"perkaranya Sangat Sensitif.

      dalam Sambutannya Ketua Mahkamah Agung, Prof Dr. M. Hatta Ali, Sh., Mh., Menginggatkan Kepada Seluruh Peserta Yang Hadir Bahwa Apabila Sudah Merasa Berat Dalam Menjalankan Tugasnya / Banyak Godaannya Untuk Segara Mengajukan Pengunduran Diri Untuk Ditempatkan Ditempat Lain. Hatta Mengatakan Bahwa Hal Ini Disebabkan Karena Masih Adanya Aparatur Pengadilan Yang Terjaring Operasi Tangkap Tangan (ott) Oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (kpk).

      hatta Ali Menambahkan Bahwa Banyaknya Capaian Yang Telah Diraih Oleh Mahkamah Agung, Baik Prestasi Ataupun Inovasi Menjadi Sirna Oleh Segelintir Orang Yang Melakukan Penyimpangan, Seperti Pepatah Yang Mengatakan Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga. Mantan Ketua Muda Pengawasan Tersebut Menyarankan Agar Promosi Dan Mutasi Hakim, Panitera Dan Sekretaris Serta Pejabat Eselon I Melalui Fit And Proper Test Dan Agar Regulasi Tentang Pengawasan Menjadi Prioritas Yang Utama.

      di Acara Pembinaan Yang Juga Dihadiri Oleh Para Pejabat Eselon I Dan Ii Di Lingkungan Mahkamah Agung Ini Ketua Ma Meminta Agar Setiap Aparatur Bisa Saling Mengingatkan Satu Sama Lain Tentang Kode Etik Hakim Dan Pegawai. ( Humas / Rs / Foto Pepy )

    • Ketua Mahkamah Agung Dianugerahi Gelar Pemimpin Perubahan

      jakarta " Humas : Apresiasi Dan Penghargaan Atas Keberhasilan Meraih Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (wbk) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (wbbm) Kepada 205 Unit Kerja Pemerintahan Yang Berlangsung Senin (10/12/2018) Kemarin Juga Disertai Dengan Pemberian Penghargaa Kepada 7 (tujuh) Pimpinan Lembaga Yang Unit-unit Kerja Tersebut. Ketujuh Pimpinan Lembaga Tersebut, Adalah Moermahadi Soerja Djanegara (ketua Badan Pemeriksa Keuangan), Ym. Prof. Dr. Muhammad Hatta Ali, S.h., M.h. (ketua Mahkamah Agung), Sri Mulyani (menteri Keuangan), Yasonna Laoly (menteri Hukum Dan Ham), Muhammad Prasetyo (jaksa Agung), Tito Karnavian (kapolri) Dan Airlangga Hartanto (menteri Perindustrian). Ketujuh Pimpinan Lembaga Tersebut Dianugerahi Gelar Pemimpin Perubahan.

      gelar Pemimpin Perubahan Ini Diberikan Kepada 7 Pimpinan Lembaga Tersebut Dengan Pertimbangan Bahwa Pemimpin Ini Dinilai Memiliki Komitmen Dalam Melakukan Perubahan Untuk Menjaga Tata Kelola Pemerintahan Lebih Baik Di Instansinya. Selain Itu, Penganugerahan Tersebut Diberikan Atas Pertimbangan Keberhasilan Mereka Mendorong Pembangunan Zona Integritas Secara Massif Dan Terkoordinir.

      atas Penganugarahan Gelar Pemimpin Perubahan Tersebut, Mahkamah Agung Melalui Sekretarisnya, A. S. Pudjoharsoyo Menyampaikan Ucapan Terima Kasih Atas Pemberian Gelar Tersebut. Paling Tidak, Ini Merupakan Pengakuan Terhadap Upaya-upaya Reformatif Yang Telah Dilakukan Oleh Mahkamah Agung Beserta Badan-badan Peradilan Dibawahnya, Ujar Pudjoharsoyo.

      langkah-langkah Reformasi Birokrasi

      di Lingkungan Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Di Bawahnya, Ikhtiar Untuk Melaksanakan Reformasi Birokrasi Melalui Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (wbk) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (wbbm) Telah Diupayakan Melalui Berbagai Langkah Dan Pendekatan.

      langkah-langkah Tersebut, Menurut Pudjoharsoyo Meliputi Pelaksanaan Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu (sapm), Pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (ptsp), Implementasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (sipp), Pengunggahan Putusan Pengadilan Yang Sudah Mencapai Lebih Dari Tiga Juta Putusan, Implementasi Pengadilan Elektronik (e-court) Untuk Menunjang Terwujudnya Asas Peradilan Cepat, Sederhana Dan Berbiaya Ringan Serta Kemudahan Berusaha (ease Of Doing Business), Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian (sikep) Terintegrasi, Proses Mempertahankan Pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (wtp) Dan Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi Yang Pada Tahun 2018 Mencapai Nilai 88,43 Atau Meningkat Dari 74,05 Pada Tahun 2017, 74,42 Pada Tahun 2016, 73,44 Pada Tahun 2015 Dan 48,33 Pada Tahun 2014.

      akreditasi Pengadilan, Ruh Reformasi Birokrasi

      untuk Melaksanakan Reformasi Birokrasi Di Pengadilan, Akreditasi Pengadilan Merupakan Salah Satu Langkah Strategisnya. Menurut Pudjoharsoyo, Kebijakan Akreditasi Telah Memberikan Dampak Positif Dalam Kinerja Pelayanan Pengadilan Kepada Masyarakat.

      kebijakan Akreditasi Telah Memberikan Warna Tersendiri Sehingga Badan Peradilan Di Seluruh Indonesia Telah Mereformasi Diri Untuk Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat, Khususnya Masyarakat Para Pencari Keadilan, Lanjut Pudjoharsoyo.

      dengan Kontribusi Akreditasi Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Di Pengadilan, Pudjoharsoyo Menyebutnya Sebagai Ruh Dari Reformasi Birokrasi Di Pengadilan. Dengan Adanya Akreditasi Sebagai Ruh Dari Reformasi Birokrasi, Maka Akan Terbangun Suatu Birokrasi Yang Memberikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat, Imbuhnya.

      sebagaimana Diketahui, Implementasi Akreditasi Penjaminan Mutu Memiliki 3 (tiga) Fokus Utama Yakni Fokus Pimpinan, Manajemen Proses Dan Pengguna. Fokus Pimpinan Berorientasi Pada Kemampuan Pimpinan Pengadilan Dalam Menterjemahkan Dan Mengimplementasikan Segala Kebijakan Yang Dibuat Oleh Organisasi/lembaga. Fokus Manajemen Proses Berorientasi Pada Bagaimana Seluruh Unsur Di Pengadilan Bersinergi Dalam Menjalankan Kinerja Utama Dan Juga Kinerja Pendukung. Adapun Fokus Pengguna Berorientasi Pada Pelayanan Yang Diberikan Pengadilan Kepada Pengguna Pengadilan.

      hingga Saat Ini Hampir Seluruh Unit Organisasi Pengadilan Di Indonesia Telah Terakreditasi. Di Lingkungan Peradilan Umum Untuk Pengadilan Tinggi Seluruhnya Sudah Terakreditasi Dan Mencapai Nilai A (excellent) Dan Pengadilan Negeri Sudah Seluruhnya Terakreditasi, Pengadilan Negeri Yang Sudah Mecapai A (excellent) Sebanyak 296 (84%) Dan Yang Mencapai B (good Performance) Sebanyak 55 (15,6). Adapun Lingkungan Peradilan Lainnya Saat Ini Tengah Merampungkan Proses Akreditasi Tersebut.

      kedepan, Pengadilan-pengadilan Yang Telah Memperoleh Akreditasi A (excellent) Tersebut Didorong Untuk Mengikuti Penilaian Zona Integritas Agar Jumlah Unit Kerja Pengadilan Yang Meraih Predikat Wilayah Bebas Korupsi Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani Terus Bertambah. (humas/mohammad Noor / Rs )

    • Ma Bekerjasama Dengan Bnn Melakukan Test Urine Dilingkungan Mahkamah Agung

      jakarta-humas, Dalam Rangka Memberantas Penyalahgunaan Narkoba , Mahkamah Agung Bekerja Sama Dengan Bnn Melakukan Sosialisasi Pencegahan Dan Pemberantasan , Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika (p4gn) Dan Tes Urine. Penyalahgunaan Narkoba Merupakan Kejahatan Yang Masuk Dalam Kategori Extraordinary Crime Dan Serius (serius Crime) . Sehingga Masalah Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba Baik Didunia Masih Menjadi Salah Satu Masalah Penting Di Berbagai Negara Yang Berpotensi Merusak Sumber Daya Manusia Kapanpun Dan Dimanapun.

      diindonesia Menurut Hasil Survey Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Oleh Badan Narkotika Nasional Di 34 Provinsi Atau Diestimasikan 3,36 Juta Penduduk Indonesia Usia 10-59 Tahun Penyalahgunaan Narkotika , Dengan Angka Kematian 30 Orang Perhari. Untuk Menanggulangi Permasalahan Tersebut Diperlukan Peran Aktif Semua Komponen Bangsa Untuk Ikut Ambil Bagian Dalam Upaya P4gn Dan Mengoptimalkan Peran Mereka Dilingkungan Di Mana Mereka Berada. Acara Ini Dibuka Oleh Sekretaris Mahkamah Agung A.s Pudjoharsoyo, Kepala Badan Pengawasan Nugroho Setiadji,sh, Dan Muhamad Jupri,mm Direktur Peran Serta Masyarakat Daribnn .

      (humas)

    • Focus Group Discussion (fgd) Peningkatan Fungsi Sppt Ti Pada Pengadilan Pilot Project Dan Uji Coba Pengembangan Sipp Tingkat Banding Pada 4 Lingkungan Peradilan

      bekasi - Humas. Untuk Meningkatkan Pengembangan Dan Implementasi Sppt Ti , Biro Hukum Dan Humas Melakukan Fgd Dan Uji Coba Pada Pengadilan Pilot Project Di Hotel Amarossa Bekasi , 10 - 12 Desember 2018. Hal Tersebut Disampaikan Oleh Kepala Biro Hukum Dan Humas , Dr. Abdullah Sh., Ms Di Hadapan 48 Orang Peserta.

      kegiatan Fgd Peningkatan Sppt Ti Pada Pengadilan Pilot Project Ini Dilaksanakan Untuk Mendukung Percepatan Pengembangan Dan Implementasi Sppt - Ti Yang Ditandai Dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (mou) Tentang Pedoman Kerja Pelaksanaan Sistem Database Penanganan Perkara Tindak Pidana Secara Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (sppt Ti), Juga Untuk Memastikan Kesiapan Data , Sdm Dan Infrastruktur Pada Pengadilan Pilot Project Yang Telah Ditunjuk Yaitu Pn Jakarta Barat, Pn Bale Bandung, Pn. Sidoarjo, Pn. Pematang Siantar Dan Pn. Sungguminasa.

      menurut Abdullah, Kegiatan Ini Merupakan Tindak Lanjut Dari Kegiatan Asesmen Data Dan Pengembangan Sipp Pengadilan Tingkat Banding Yang Dilakukan Oleh Tim Development Dan Tim It Mahkamah Agung. Sebelum Sipp Tingkat Banding Versi Terbaru Ini Diterapkan Diseluruh Pengadilan Tingkat Banding, Dilakukan Uji Coba Implementasi Pada Pengadilan Tingkat Banding Terpilih. Diharapkan Kegiatan Ini Akan Menghasilkan Pokok-pokok Pengembangan Pada Sistem Ti Bagi Seluruh Pengadilan Pada 4 Lingkungan Peradilan. (lh/sg/rs)






Translate ยป