Are you a member? sign in or take a minute to sign up

Cancel
logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Tinggi Bengkulu

Jl. Pembangunan No. 21, Padang Harapan, Bengkulu 38225 Indonesia

E-Learning Mahkamah Agung Republik Indonesia

Komunikasi Data Nasional

Sistem Informasi Kepegawaian

Sistem Informasi Mahkamah Agung Republik Indonesia

Sistem Informasi Penelusuran Perkara / Case Tracking Sistem untuk Pengadilan Tinggi

Sistem Informasi Pengawasan

e-Court, Era Baru Beracara di Pengadilan

e-Court, Era Baru Beracara di Pengadilan

e-court

Jakarta – ditjenmiltun.net. Kota Minyak/Banua Patra (julukan bagi Kota Banjarmasin) menjadi saksi sejarah lahirnya era baru dalam beracara di Dunia Peradilan Indonesia. Setelah penantian yang cukup panjang, tepatnya sejak kali pertama dirancang pada November 2017 hingga diperkenalkan kepada media pada Juni 2018, akhirnya Mahkamah Agung Republik Indonesia secara resmi merilis Aplikasi e-Court pada Hari Jumat 13 Juli 2018. Ibarat air dengan tebing, lahirnya Aplikasi e-Court tidak terlepas dari Peraturan Mahkamah Agung Nomor 03 tahun 2018. Aplikasi e-court merupakan perwujudan dari implementasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 03 tahun 2018 yaitu Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik. Peraturan Mahkamah Agung Nomor 03 tahun 2018 merupakan inovasi sekaligus komitmen bagi Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam mewujudkan reformasi di Dunia Peradilan Indonesia (Justice Reform) yang mensinergikan peran Teknologi Informasi (IT) dengan Hukum Acara (IT for Judiciary). Peraturan Mahkamah Agung yang dicetuskan pada Maret 2018 tersebut sangat relevan dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki issue utama dalam Access to Justice.

Dengan disahkannya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 tahun 2018, hal ini menjadi tonggak awal dalam revolusi administrasi perkara di pengadilan. Peraturan Mahkamah Agung ini juga merupakan pondasi dari implementasi Aplikasi e-Court di Dunia Peradilan Indonesia, sehingga Pengadilan berwenang untuk menerima pendaftaran perkara dan menerima pembayaran panjar biaya perkara secara elektronik. Secara substansial, Peraturan Mahkamah Agung tersebut tidak menghapus ataupun menganulir norma yang berlaku, melainkan menambah ataupun menyempurnakannya. Selain mengatur dalam beracara secara elektronik, eksistensi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 tahun 2018 memberikan kewenangan kepada Juru Sita/Juru Sita Pengganti di Pengadilan untuk menyampaikan relaas(panggilan/pemberitahuan) secara online. Tak sekedar panggilan/pemberitahuan saja, pemberitahuan putusan/penetapan dan pengiriman salinan putusan/penetapan secara elektronik juga diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung tersebut. Secara eksplisit, Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 tahun 2018 mengatur kewenangan Mahkamah Agung terkait pengguna terdaftar (user/account) yang meliputi : domisi elektronik, pendataan yang terdiri dari verifikasi data pendaftaran dan perubahan data pengguna terdaftar, serta penghentian (suspension/banned) yang meliputi : penangguhan terhadap hak akses, pencabutan hak akses pengguna terdaftar dan menolak pendaftaran pengguna terdaftar yang tidak dapat diverifikasi serta menindak segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna terdaftar yang melanggar syarat dan ketentuan penggunaan Aplikasi e-Court.

e-Court adalah Aplikasi yang memungkinkan para pencari keadilan dapat melakukan pendaftaran perkara perdata (untuk saat ini) baik itu gugatan maupun permohonan secara online, melakukan pembayaran panjar biaya perkara tanpa harus datang ke pengadilan, dan bahkan notifikasi serta pemanggilannya dilakukan secara elektronik yang dalam hal ini menggunakan e-mail. Untuk saat ini pengguna yang dapat mencicipi layanan Aplikasi e-Court hanya terbatas untuk kalangan Advokat saja, dan akan diatur kemudian untuk pengguna perorangan maupun Badan Hukum. Mengapa saat ini Aplikasi e-Court baru diperuntukkan bagi kalangan Advokat saja? Hal ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya mengelola potensi risiko, berupa risiko keamanan, integritas aplikasi serta beban yang timbul bagi infrastruktur yang ada. Selain itu hal ini juga dimaksudkan untuk mengelola kebutuhan edukasi dan sosialisasi dalam rangka migrasi sistem manual ke elektronik (digitalisasi). Pengguna terdaftar yang dalam hal ini merupakan Advokat diharapkan dapat lebih siap untuk merespon dan membiasakan diri dengan penggunaan aplikasi ini sebagai bagian dari manajemen perubahan yang bertahap pada bidang manajemen perkara dari sistem manual ke elektronik.

Dapat dipastikan Aplikasi e-Court ini akan memanjakan para Advokat yang sudah memiliki legalitas seperti disumpah dan sudah divalidasi oleh tiap-tiap Lembaga Advokasi. Tentunya bagi para Advokat yang ingin mencicipi Aplikasi e-Court ini harus memenuhi beberapa persyaratan, salah satunya ialah mengunggah Berita Acara (BA) penyumpahan advokat, Mengapa Demikian? Karena, seorang pejabat termasuk profesi Advokat sebelum menjalankan tugas sudah seharusnya mengucapkan Sumpah Jabatan terlebih dahulu menurut ketentuan Perundang-undangan. Sekali merengkuh dua tiga pulau terlampaui, pengunggahan Berkas Berita Acara (BA) Sumpah Advokat ke dalam Aplikasi e-Court ini pun akan membantu Mahkamah Agung untuk menyusun database advokat.

Aplikasi e-Court merupakan sebuah sistem yang terpusat (tidak tersebar), artinya aplikasi tersebut berada di Data Center Mahkamah Agung Republik Indonesia yang terintegrasi dengan Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) yang berada di Pengadilan Tingkat Pertama. Berbeda dengan Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), Aplikasi e-Court tidak perlu diinstall di masing-masing server maupun website Pengadilan, Mengapa? Karena sistem e-Court secara otomatis akan terkoneksi dengan database pada Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) di masing-masing pengadilan (yang telah mengimplementasikan e-Court). Diharapkan duet antar dua Aplikasi yang saling terintegrasi ini dapat mewujudkan azas  peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan. Di dalam Aplikasi e-Court ini terdapat 3 (tiga) buah modul/layanan/fitur, yaitu e-Filling yang merupakan layanan pengiriman dan penerimaan berkas perkara digital (PDF/Scan) secara online, seperti Replik, Duplik, Kesimpulan dan atau Jawaban. Verifikasi file-file yang dikirim-pun dilakukan melalui Aplikasi e-Court ini, dan dengan begitu potensi para pihak pencari keadilan bertemu dengan aparatur pengadilan akan lebih kecil.

Di dalam Aplikasi e-Court juga terdapat e-Payment yang berperan dalam pembayaran biaya perkara ke Rekening Virtual Pengadilan (Virtual Account) melalui metode transfer baik itu dengan melakukan transfer via ATM, SMS Banking, M-Banking, Internet Banking maupun konvensional. Kemudian, fitur berikutnya adalah e-Notifications yang sangat berguna bagi para pencari keadilan untuk mengetahui informasi perkara yang diajukannya, misalnya saja notifikasi berupa nomor perkara, notifikasi jumlah biaya perkara yang harus dibayar, dan lain sebagainya. Nampaknya masih ada 1 (satu) fitur lain yang dimiliki oleh Aplikasi e-Court, yaitu e-Summons yang merupakan layanan pemanggilan/pemberitahuan (relaas) secara online (disampaikan melalui domisi elektronik/e-mail) dengan persetujuan para pihak, artinya jika para pihak sepakat. Lantas bagiamana dengan proses pembuktian? Proses pembuktian masih harus dilakukan secara konvensional atau manual, tentunya melalui persidangan langsung dihadapan hakim.

Hadirnya Aplikasi e-Court ini tentunya akan merubah paradigma aparatur peradilan khususnya dalam administrasi perkara, disamping itu juga akan merubah citra (image) pengadilan yang kini semakin canggih dengan adanya peran teknologi informasi (IT). Aplikasi made in Mahkamah Agung ini merupakan sumbangsih untuk Dunia Peradilan Indonesia sekaligus sebagai jawaban atas Instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mendongkrak peringkat Indeks Kemudahan dalam Berusaha (Ease of Doing Business/EODB) melalui sektor yudisial. Kemudahan dalam berusaha (Ease of Doing Business/EODB) ialah sebuah indeks yang dikaji oleh Bank Dunia (World Bank) yang mencerminkan daya tarik investasi dari segi kebijakan Pemerintah. Dengan adanya Ease of Doing Business (EODB), Pemerintah dapat melihat respon-respon pelaku usaha terkait dengan regulasi yang ditetapkan sebelumnya. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Bank Dunia per-tanggal 30 Oktober 2017, peringkat Kemudahan dalam Berusaha (Ease of Doing Business) Negara Indonesia beranjak dari urutan 91 ke-urutan 72. Penyederhanaan acara peradilan merupakan fokus Bank Dunia dalam menentukan Indeks Ease of Doing Business di Indonesia, tentunya hal tersebut diwujudkan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui eksistensi Aplikasi e-Court. Tidaklah mustahil apabila proses administrasi perkara di pengadilan menjadi lebih ringkas, misalnya saja agenda persidangan akan menjadi lebih efektif dan efisien, Mengapa? Karena berkas perkara dapat disampaikan secara online (meringkas beberapa proses persidangan yang hanya bersifat pertukaran dokumen).

Aplikasi e-Court dapat diakses dari mana saja, oleh siapa saja (selama memiliki account/user) dengan berbekal koneksi internet dan perangkat yang memiliki web browser. Untuk melakukan pendaftaran/registrasi pengguna (user/account) dapat melalui tautan berikut https://ecourt.mahkamahagung.go.id. Pendaftaran akun pengguna Aplikasi e-Court tidak dikenakan biaya dan sebelum melakukan proses pendaftaran/registrasi diwajibkan untuk membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan yang dapat dilihat pada bagian halaman depan (homepage) Situs e-Court Mahkamah Agung. Bila dikemudian hari terdapat kendala, permasalahan ataupun sekedar ingin bertanya lebih lanjut mengenai Aplikasi e-Court, silahkan menghubungi Tim Helpdesk melalui alamat e-mail  ecourt@mahkamahagung.go.id. Berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 305/SEK/SK/VII/2018, Mahkamah Agung telah memilih 17 (tujuh belas) Pengadilan Negeri, 6 (enam) Pengadilan Tata Usaha Negara dan 9 (sembilan) sebagai Pengadilan Pilot Project Aplikasi e-Court.

(@x_cisadane)

Sumber : DitjenMiltun







  • Indeks Berita Mahkamah Agung Republik Indonesia

    • Pembinaan Empat Lingkungan Peradilan Se Wilayah Dki Jakarta

      jakarta - Humas: Aparatur Pengadilan Dari Empat Lingkungan Peradilan Se-wilayah Dki Jakarta Mengikuti Acara Pembinaan Teknis Dan Administrasi Yudisial Dari Pimpinan Mahkamah Agung Pada Hari Jum'at 14 Desember 2018 Di Ball Room Hotel Swis Bell Jakarta. Sebanyak 385 Jumlah Peserta Yang Hadir Dalam Acara Tersebut Terdiri Dari Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Hakim Ad Hoc, Panitera Dan Sekretaris Dari Pengadilan Tingkat ... selengkapnya
    • Ketua Mahkamah Agung Dianugerahi Gelar Pemimpin Perubahan

      jakarta " Humas : Apresiasi Dan Penghargaan Atas Keberhasilan Meraih Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (wbk) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (wbbm) Kepada 205 Unit Kerja Pemerintahan Yang Berlangsung Senin (10/12/2018) Kemarin Juga Disertai Dengan Pemberian Penghargaa Kepada 7 (tujuh) Pimpinan Lembaga Yang Unit-unit Kerja Tersebut. Ketujuh Pimpinan Lembaga Tersebut, Adalah Moermahadi Soerja Djanegara (ketua Badan Pemeriksa Keuangan), Ym. ... selengkapnya
    • Ma Bekerjasama Dengan Bnn Melakukan Test Urine Dilingkungan Mahkamah Agung

      jakarta-humas, Dalam Rangka Memberantas Penyalahgunaan Narkoba , Mahkamah Agung Bekerja Sama Dengan Bnn Melakukan Sosialisasi Pencegahan Dan Pemberantasan , Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika (p4gn) Dan Tes Urine. Penyalahgunaan Narkoba Merupakan Kejahatan Yang Masuk Dalam Kategori Extraordinary Crime Dan Serius (serius Crime) . Sehingga Masalah Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba Baik Didunia Masih Menjadi Salah Satu Masalah ... selengkapnya
    • Focus Group Discussion (fgd) Peningkatan Fungsi Sppt Ti Pada Pengadilan Pilot Project Dan Uji Coba Pengembangan Sipp Tingkat Banding Pada 4 Lingkungan Peradilan

      bekasi - Humas. Untuk Meningkatkan Pengembangan Dan Implementasi Sppt Ti , Biro Hukum Dan Humas Melakukan Fgd Dan Uji Coba Pada Pengadilan Pilot Project Di Hotel Amarossa Bekasi , 10 - 12 Desember 2018. Hal Tersebut Disampaikan Oleh Kepala Biro Hukum Dan Humas , Dr. Abdullah Sh., Ms Di Hadapan 48 Orang Peserta. kegiatan Fgd Peningkatan Sppt Ti Pada ... selengkapnya
    • Mahkamah Agung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

      jakarta " Humas: Mahkamah Agung Mendapatkan Apresiasi Dan Penghargaan Atas Pelaksanaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (wbk). Prestasi Ini Diraih Setelah 7 (tujuh) Unit Kerja Pengadilan Dinyatakan Lulus Berdasarkan Hasil Survey Yang Dilaksanakan Oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Bekerjasama Dengan Badan Pusat Statistik (bps). Ketujuh Unit Kerja Pengadilan Tersebut, Masing-masing Pengadilan Tinggi Dki Jakarta, Pengadilan Tinggi Jawa Barat, ... selengkapnya
  • Indeks Pengumuman Badan Peradilan Umum

  • Indeks Informasi Badan Peradilan Umum

    • Pertemuan Dewan Pengarah Sustain 2018

      selasa, 11 Desember 2018, Pukul 09.30, Bertempat Dilantai 12 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Ri, Diselenggarakan Pertemuan Dewan Pengarah Sustain 2018. Acara Dibuka Dengan Sambutan Oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Ri Bidang Non-yudisial, Kemudian Dilanjutkan Dengan Sambutan Dari Kepala Bagian Kerjasama Uni Eropa Dan Direktur Undp Indonesia. agenda Acara Adalah: - Pemaparan Pencapaian Proyek Tahun 2018 Serta Pemaparan Dan Persetujuan Atas ... selengkapnya
    • Pengambilan Sumpah Jabatan Dan Pelantikan Pejabat Struktural Eselon Ii Pada Mahkamah Agung Ri

      pada Hari Jumat, Tanggal 30 November 2018 Pukul 09.30 Wib Bertempat Di Tower Mahkamah Agung Ri Lantai 2 Di Selenggarakan Pengambilan Sumpah Jabatan Dan Pelantikan Pejabat Struktural Eselon Ii Pada Mahkamah Agung Ri pejabat Eselon Ii Yang Diambil Sumpahnya Dan Dilantik : 1.   Zahlisa Vitalisa, S.h.       Sebagai Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum ... selengkapnya
    • Pendalaman Teknis Untuk Hakim Niaga 2018

      direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum M.a.r.i Pada Tanggal 29 November S.d. 1 Desember 2018 Telah Menyelenggarakan Kegiatan Pendalaman Materi Teknis Untuk Hakim Niaga Di Lingkungan Peradilan Umum, Bertempat Di Badan Diklat Kumdil Mega Mendung Bogor Yang Diikuti Oleh 58 (lima Puluh Delapan) Orang. kegiatan Ini Dilaksanakan Dalam Bentuk Focus Group Discussion (fgd) Yang Membahas Masalah-masalah Di Pengadilan Niaga Antara Lain ... selengkapnya
    • Sosialisasi Dan Penyerahan Penyerahan Penghargaan Kepada Pengadilan Tingkat Banding

      mahkamah Agung Di Ballroom Novotel Lampung (22/11/2018) Menyerahkan Penghargaan Nasional Kepada Para Pimpinan Pengadilan Tinggi Seluruh Indonesia Di Lingkungan Peradilan Umum Mahkamah Agung. anugerah Penghargaan Nasional Tersebut Di Hadiri Oleh 30 Pimpinan Pengadilan Tinggi Se-indonesia Mewakili 352 Pengadilan Negeri Seluruh Indonesia. apresiasi Dan Penghargaan Ma Atas Penerapan E-court Kepada Pengadilan-pengadilan Tinggi Sewilayah Provinsi Seluruh Indonesia Tersebut Adalah ... selengkapnya
    • Pembinaan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Dalam Rangka Mewujudkan Tata Kelola Yang Modern

      bandar Lampung, 21 November 2018 optimisme Mahkamah Agung Mewujudkan Tekad Menuju Peradilan Modern Nampaknya Akan Tercapai Sebelum Tahun 2018 Selesai. Dalam Evaluasi Dan Pembinaan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Ma, Herri Swantoro Di Novotel Lampung Rabu Malam (21/11/2018) Memaparkan Bahwa Aplikasi Pengajuan Gugatan Perdata Secara Online Di Pengadilan Negeri (e-court) Saat Ini Telah Mencapai 86%. Tersisa 5 Pengadilan Negeri ... selengkapnya
  • Indeks Panggilan Diklat

Translate »